Penerjunan KKN UIN KH. Abdurahman Wahid Pekalongan di Kelurahan Padukuhan Kraton

Pekalongan, 17 Juli 2026 - Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag., secara resmi menyerahkan 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemerintah Kelurahan Padukuhan Kraton, Kota Pekalongan. Mahasiswa tersebut berasal dari empat program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Tadris Bahasa Indonesia, Tadris Matematika, dan Tadris Bahasa Inggris, yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama masa KKN di wilayah tersebut.
Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Kelurahan Padukuhan Kraton pada Jumat, 17 Juli 2026. Mahasiswa diterima secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Padukuhan Kraton, Bapak Gilang Adi Tiansa, S.K.M., serta disaksikan oleh para perangkat kelurahan. Suasana acara berlangsung hangat, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah kelurahan dalam membangun masyarakat melalui kegiatan pengabdian.
Dalam sambutannya, Prof. Muhlisin menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan kelurahan.
"Kuliah Kerja Nyata adalah ruang belajar yang sesungguhnya. Di tengah masyarakat, mahasiswa akan belajar tentang kepemimpinan, empati, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara nyata. Oleh karena itu, saya berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat," ujar Prof. Muhlisin.
Ia juga menekankan bahwa mahasiswa FTIK harus mampu menghadirkan program-program yang edukatif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Program tersebut dapat berupa penguatan literasi, pendampingan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, penguatan moderasi beragama, pelatihan teknologi digital, hingga kegiatan sosial yang mendukung pembangunan kelurahan.
"Jadilah mahasiswa yang hadir dengan solusi, bukan sekadar membawa program. Dengarkan kebutuhan masyarakat, libatkan warga dalam setiap kegiatan, dan tinggalkan jejak pengabdian yang dapat dirasakan manfaatnya setelah KKN berakhir," tambahnya.
Sementara itu, Plt. Lurah Padukuhan Kraton, Gilang Adi Tiansa, S.K.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang kembali menjadikan Kelurahan Padukuhan Kraton sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi energi baru yang diharapkan mampu memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sedang dijalankan pemerintah kelurahan.
"Kami menyambut dengan senang hati kehadiran mahasiswa KKN dari FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Semoga selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik, menjalin komunikasi yang santun, serta mampu berkolaborasi dengan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga dalam melaksanakan berbagai program yang bermanfaat," ungkapnya.
Ia juga berharap mahasiswa dapat memberikan gagasan-gagasan kreatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, literasi, penguatan karakter generasi muda, dan pemanfaatan teknologi digital.
Mewakili perangkat kelurahan, salah seorang perangkat menyampaikan bahwa pemerintah kelurahan siap memberikan pendampingan dan dukungan agar seluruh program KKN dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan akan menjadi modal penting dalam menciptakan berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
"Kami berharap mahasiswa tidak sungkan berkoordinasi dengan perangkat kelurahan maupun ketua RT dan RW. Dengan komunikasi yang baik, berbagai program yang direncanakan akan lebih mudah dilaksanakan dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Padukuhan Kraton dikenal terbuka terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan. Oleh sebab itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah.
Kegiatan penyerahan mahasiswa KKN ditutup dengan sesi diskusi mengenai kondisi wilayah, potensi masyarakat, serta koordinasi awal pelaksanaan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Pemerintah Kelurahan Padukuhan Kraton untuk bersama-sama mendorong pembangunan masyarakat berbasis pendidikan, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Melalui kegiatan KKN ini, FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemajuan masyarakat. Diharapkan, kehadiran 12 mahasiswa KKN di Kelurahan Padukuhan Kraton mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang semakin maju, berdaya, dan sejahtera.
PRINT +
DOWNLOAD PDF